di Jakarta memang mudah untuk cari duit. istilah kata, "Bawa Sepitank aja bisa jadi duit". Maksudnya mungkin susah mau kencing sembarangan (harus ke WC umum yang notabene musti bayar Rp.1000,-). bukan masalah materi dari duit seribu untuk menyewa bilik satu meter kali satu meter dari bahan fiberglass itu sih. Tapi aku rindu akan menandai wilayahku, seperti anjing yang mengencingi ban mobil. aku rindu menuliskan kata-kata di jalanan, aku rindu meneriakkan apa yang ada di kepalaku. kurasa emosiku memang sudah kumatikan. untuk masa depan yang lebih baik (pikirku). paling tidak dengan menerima adanya seperti ini, tidak ada keributan-keributan kecil yang akan jadi besar nantinya.
udah ah... jadi ngelantur...